Rabu, 16/03/2016, 13:17 WIB. Berita acara mengenai bencana banjir Kec. Bale Endah Kab. Bandung Selatan.

Banjir Bandung Selatan Kec. Bale Endah yang terjadi semenjak Minggu (13/03), telah memakan korban sedikitnya 5 orang yang terdiri dari satu orang anak, dua orang manula, satu orang bayi dan satu orang ibu-ibu. Hujan deras semenjak sabtu malam (12/03) menjadi pemicu banjir di Kab. Bandung tersebut. Oleh sebab itu kami mendelegasikan beberapa dari pada anggota kami untuk melakukan evakuasi ke tempat lokasi.

Tim KMPLHK RANITA (Abdurrahman ‘Mules’, Lina ‘Lapi-Lapi’, Putri ‘Begendis’ dan Ghilman ‘Cobeng’) yang sejak Selasa (15/03) malam berangkat menuju lokasi banjir Bandung Kec. Bale Endah. Hari ini (16/03) telah melakukan Assesment di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim melakukan assesment tepatnya di pemukiman warga RT 002 RW 010, Kel. Andir, Kec. Bale Endah Kab. Bandung Selatan.

Kondisi Kelurahan Andir masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 – 3 meter. Saat ini sudah tercatat 68 titik pengungsian dari 4 kecamatan di Kab. Bandung, yakni Kec. Bale Endah, Kec. Bojong Soang, Kec. Dayeuh Kolot dan Kec. Banjaran. Sudah tercatat 4.100 KK dan 13459 jiwa pengungsi yang tersebar di empat titik posko pusat, yakni di GOR Bale Endah, Wakauhauri, Gedung Inkanas dan GOR SKB. Selain posko pengungsian, pemerintah setempat telah menyediakan dapur umum dan MCK.

Kondisi pengungsian begitu padat karena banyaknya penyintas yang mengungsi, seluruh barang bawaan juga di tumpuk satu tempat dengan tempat istirahat.

Sementara itu kegiatan yang telah dilakukan oleh tim KMPLHK RANITA yakni Rapid Assesment, bantuan darurat dan atau pendistribusian logistik serta trauma healing.




























































EVALUASI KEGIATAN POSKO BENCANA BANJIR JAKARTA KMPLHK RANITA UIN JAKARTA



















 DISTRIBUSI LOGISTIK BANTUAN UNTUK WARGA BABELAN BEKASI 



































































Diberdayakan oleh Blogger.